GANTUNG
Diantara perih ini kepandang kau dari sudut mataku
Tak juga ada kepastian kapan kau lepaskan
Tapi ku bertahan hingga napas terakhir
Meski perih....................
Darah mengucur..............
Lunglai sudah tubuh ku...
Lalu khayalku mencari obat....
Dengan mengembara ke sudut-sudut hati
Membuat ku.....sedikit terhibur.........
Sempat juga Khayalku memperingatkan agar tak terlalu jauh menikmatinya
Agar dapat tercapai maksudnya........
Wow......... sejenak ku terobati........
Namun saat ku curi pandang lagi padamu
Kembali teriris hati ini ..........
Aku masih tergantung...........
Makin perih.................kelu.........penat..
Tapi aku tak boleh menyerah....................
Inilah yang harus kudapat bila aku menentangmu
Bila aku menemukan jati diriku........
Bila aku kembali pada duniaku
Bertahan hingga batas kemampuanku
Toh........ khayalku tak dapat kau gantung
Itu yang membuat ku tertawa...
Meski seribu cara kau cari untuk menggantungnya
Tak semua dariku bisa kau gantung..........................
KHAYALKU
Kala jiwa dan ragaku tergantung...........
Khayalku mengembara mencari obat bagi jiwa dan raga
Walau tak nyata tapi cukup sudah mengobati
Memang tak semua tapi itu yang mampu buat ku bertahan hingga masih tergantung
Lucu juga kata sebagian orang yang melihatku........
Terobati dengan Khayalan????
Gak salah........tuh............??
Memang lucu sih bagi sebagian orang...........
Karena akan menimbulkan luka lain dalam jiwa..
Tapi aku sadar benar ini adalah obat ...sekedar penahan agar aku tak makin terpuruk
Diatas tiang gantungan.....
Sebatas dan sejauh mana kumainkan Khayalku hanyalah aku yang tahu
Karena Khayalku adalah milikku yang tak bisa di gantung oleh dia
Khayalku tak bisa di renggutnya....
Biarkan khayalku mengembara sejauh mungkin
Sejauh tak terjangkau jiwa dan raga ku yang tergantung
Meski tak nyata yang didapatnya aku masih bisa berbahagia dan tertawa
Diatas tiang gantungan.............
Milikku..........khayalku......................
Ada cinta.......
Ada kasih.....
Ada canda...
Ada tawa.......
Ada Kepuasan....
Khayalku selalu terkendali meski kadang sedikit mencuat atau menciut
Terkendali oleh perihku.......... diatas tiang gantungan
JIWAKU
Berhentilah merintih kasih
Berhentilah mengeluh meski beban penat menggantung
Ajaklah aku berfantasi dalam khayal
Tak perduli liar.................... cengeng atau indah
Karena hanya ada kau dan aku
Dunia ini milik kita
Dalam fantasi cinta yang diagungkan seluruh dunia
Yang melukai insan seluruh dunia
Yang mendamaikan dunia
Jiwaku..........
Kecuplah.................
Dan makanlah............... semua yang ada
Yang kadang aku sajikan dalam litani kehidupan kita
Litani Via dolorosa kita
Hanya kita yang bisa menikmatinya
Mengecapnya........................ Tapi
Kumohon... dengan lutut bersimpuh
Jangan Tinggalkan Dia
Pemilik Agung
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment